Beberapa hari belakangan ini di milis Telematika@yahoogroups ada diskusi mengenai Ring Palapa, yaitu rencana pembangunan backbone Internet di Indonesia. Menurut rencana, akan di bangun jalur Serat Optik (Fiber Optic) yang akan menghubung berbagai kepulauan di Indonesia.
Salah satu aspek dari diskusi infrastruktur ini adalah mengenai Telecommuting. Artinya: kerja dari rumah atau “off-site” (lokasi lain). Dengan bertambah macetnya jalan-jalan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung, perlu di tinjau kemungkinan bekerja secara Telecommuting. Jelas bahwa telecommuting belum tentu cocok bagi setiap jenis pekerjaan. Kalau jenis pekerjaannya memerlukan hubungan face-to-face (F2F) maka telecommuting tidak sesuai.
Agar telecommuting bisa berjalan lancar diperlukan koneksi Internet yang memadai. Apa yang dimaksud dengan “memadai” ?
Dari pengalaman pribadi, kecepatan Internet minimal harus cukup untuk berikut ini (minimum requirements):
- Slide sharing: para anggota pertemuan bisa melihat presentasi visual secara bersamaan. Contoh yang umum di pakai di AS adalah Webex (www.webex.com).
- Voice: kalau kebetulan tidak ada nomor bebas-toll (toll-free 800) atau tidak ada ponsel, harus bisa menggunakan aplikasi VOIP seperti Skype (ie. skype tanpa video cukup).
- Email: selagi pertemuan berlangsung, para anggota harus bisa menerima email (mungkin file2 yang sedang di bahas).
Ada perusshaan “tech” di AS yang akan mengijinkan pekerjanya untuk telecommuting kalau kebutuhan minimal diatas terpenuhi. Malah banyak yang bersedia membayar biaya CableModem/ADSL dan laser printer (multi-purpose dgn photocopier). Malah ada yang mau membelikan PDA dengan GPRS/EDGE demi kebutuhan (2) dan (3). Saat ini slide sharing (1) masih paling mudah melalui web-browser, dan masih sulit melalui PDA/cellphone.